Cerita Ngentot Desahan Ibu | Tempat Cerita Sex
Home » Kisah Kiriman Email » Cerita Ngentot Desahan Ibu

Cerita Ngentot Desahan Ibu

VIMAX Vimax

Cerita Dewasa Ngentot Ibu – Senang hati aku bisa berbagi cerita sex lagi di web tempatceritasex.com dan di bawah ini adalah cerita nyataku yang aku alami dengan ibu kandungku, perkenalkan namaku Wisnu aku masih SMP yang mana wajah aku dan ibu masih terlihat muda ketimbang bapak karena bapak di ketahui umurnya lebih dari 40 tahun sedangkan ibuh 20 an tahun , kenapa bisa begitu sempat aku mendengar cerita dari paman kalau ibuku itu dulu pernah di perkosa sama orang kampung dan yang melakukannya pada kabur sementara waktu itu bapak kamu masih belum dapat jodoh jadi dia menerima keberadaan ibu kamu yang di perkosa tersebut.

Sekarang Ibu tidak mungkin hamil lagi karena Ibu mengalami pendarahan rahim yang sangat parah saat melahirkan aku, itu dikarenakan umur Ibu yang masih sangat muda saat melahirkan aku. Aku sangat menyayangi dan mencintai Ibu disamping itu ada juga perasaanku ingin menikmati tubuh Ibu.

Cerita Mesum Desahan Ibu

cerita sex sedarah 2017, cerita ml sedarah 2017, cerita ngesex sedarah 2017, sedarah cerita 2017, cerita hubungan sedarah 2017, cerita sedarah bergambar 2017, cerita ngetot sedarah 2017, cerita 18 sedarah 2017, cerita sedarah keluarga 2017, cerita sedarah panas 2017, cerita sedarah baru 2017, daftar cerita sedarah 2017, cerita seks sedarah 2017, cerita sedarah kakak 2017, cerita bokep sedarah 2017, cerita nakal sedarah 2017, cerita ngntot sedarah 2017, cerita sedarah adik 2017, cerita sedarah new 2017, cerita sedarah terkini 2017, cerita sedarah 18 2017, cerita wanita sedarah 2017, cerita cerita sedarah 2017

Cerita Sex Desahan Ibu

Ibu sangat cantik, dadanya besar, dan kalau setiap melihat Ibu pasti adikku selalu bangun. Apalagi setiap aku melakukan onani dalam anganku aku melakukan hubungan intim dengan Ibu.

“Wisnu kamu berhasil, dan kamu juga mendapat ranking 1” teriak Ibu sambil melambaikan tangan kepadaku.

Pukul 7 malam, kami sekeluarga makan bersama.

“Selamat ya Nu, kamu ingin melanjuntukan ke SMU mana?” tanya Papa.

“Enggak tau Pa” jawabku.

“Kok enggak tau sih, ntar kamu tidak sekolah loh” kata Ibu.

“Ya sudah ntar Papa cariin tapi kamu harus pertahankan prestasimu yaa” kata Papa.

Pukul 8 malam, aku dan Ibu nonton TV bareng. Papa pergi ke Bandung setelah makan tadi karena katanya ada urusan kerja dan Papa akan di Bandung selama 4 hari, dan aku disuruh menjaga Ibu. Ibu tidak berapa lama pergi ke kamar tidur.

“Ibu tidur dulu ya Nu” kata Ibu.

Aku menonton TV acara misteri, aku yang orangnya takut akan hal-hal gaib pergi ke kamar Ibu supaya ditemanin nonton. Aku mendorong kamar Ibu yang ternyata tidak terkunci. Aku sangat takjub melihat Ibu yang sedang tidur karena Ibu tidur hanya memakai BH dan CD. Aku sesak napas tak tahu harus bagaimana karena ini benar-benar kejadian yang tak diduga.

Aku mendekati Ibu, Ibu kalau tidur susah untuk dibangunkan jadi mungkin ini kesempatanku untuk merasakan tubuh Ibu pikirku dalam hati. Dengan perasaan takut kubuka BH Ibu. Begitu terbuka, aku sadar bahwa dada Ibu sangat indah. Dada Ibu tidak kalah indah dengan dada cewek jepang yang aku tonton di blue film. Kuremas-remas kedua dada Ibu dengan ritme kadang keras kadang lembut, kuremas berulang-ulang.

“Akhh.. Akhhh..” desah Ibu walau pelan tapi aku mendengar.

Aku seperti mendapat lampu merah menghisap tetenya kanan kiri secara bergantian sedangkan tangan kiriku kuselipkan ke dalam CD Ibu untuk memainkan vagina Ibu.

“Sshhhhh.. Shhhhh” desah Ibu tangan kiriku yang kuselipkan ke CD untuk memainkan vagina Ibu terkena lendir Ibu yang sudah keluar.

Payudara Ibu yang kuhisap kedua puting Ibu mengeras. Setelah puas menghisap dan menjilat puting Ibu aku membuka CD Ibu yang sudah sedikit basah sama lendir Ibu sendiri. Kujilat, kuhisap dengan keras vagina Ibu dan kumasukkan lidahku ke dalam vagina Ibu.

“Ohhkkk.. Sshhhh” desah Ibu dan lendir Ibu lagi-lagi keluar.

Aku ganti dengan mengocok vagina Ibu dengan jari tangan kanan sementara tangan kiri mengelu-elus klitoris Ibu yang membesar.

“Akhhhh.. Sshhhh.. Okhhhh” desis Ibu agak keras tapi tetap dalam keadaan tidur.

Aku tidak peduli Ibu bangun atau tidak kukocok tangan kananku yang mengocok vagina Ibu dengan cepat.

“Plak.. Plak Plakk” bunyi kocokan vagina Ibu lalu.

“Akhhhh.. Akhhhh. Yaa.. terus.. sampai” gunggam Ibu yang disertai tubuh Ibu mengejang dan mengeluarkan lendir banyak.

Aku tahu pada saat itu Ibu pasti orgasme langsung saja kujilati vagina Ibu yang masih berlendir.

“Wah benar-benar vagina Ibu wangi dan lendirnya enak” kataku kubisikkan ke kuping Ibu yang aku sendiri tidak tahu Ibu masih tidur atau sudah bangun.

Ibu masih mengatur napas karena habis orgasme, tapi aku nekat dengan mencium mulut Ibu dan memasukkan lidah ku ke dalam mulut Ibu. Ternyata Ibu membalas kulumanku dan memainkan lidah Ibu dengan lidah aku, lama sekali kami saling menghisap dan mengulum. Tapi tanganku tidak diam. Tanganku meremas buah dada Ibu, memilin puting Ibu yang menyebabakan Ibu mendesis.

“Okhhhh.. Akhhhhh”.

Tubuh Ibu tiba-tiba mengejang lagi tang menandakan Ibu orgasme untuk ke-2 kalinya.

“Akhhhh.. Okkhhhhh.. Datang.. Nikmat” gunggam Ibu lagi tetapi tidak menampakkan Ibu akan bangun.

Lagi-lagi lendir Ibu keluar. Aku tidak berani membuat Ibu melakukan oral kepadaku karena takut Ibu tahu aku berbuat mesum padanya. Makanya aku langsung memasukkan kontolku ke vagina Ibu yang sudah basah. Walaupun vagina Ibu basah tapi kontolku ynag besar tidak dapat masuk. Aku akui kontolku besar dan panjang tapi setelah kucoba-coba akhirnya dapat masuk.

“Okhhhh… Sshhhhh..” desah Ibu waktu kontolku masuk ke vagina Ibu.

Vagina Ibu sempit, aku sangat sulit menggerakkan kontolku. Vagina Ibu terasa nikmat yang membuat aku melayang syraf-syaraf dan otot-otot vagina Ibu memijit kontolku. Ibu pun seperti cacing kepanasan menggoyangkan pantatnya tidak beraturan yang membuat kontolku akhirnya masuk seluruhnya ke vagina Ibu.

“Akkhh.. Okhh” desah Ibu sambil mengejang dan itu membuat aku kaget karena Ibu orgasme ke-3 kalinya.

Dan cairan Ibu yang keluar agak memudah kan aku melakukan gerakan kontolku di vagina Ibu. Ibu merenggangkan kedua pahanya untuk memudahkan aku menggerakkan kontolku. Mula-mula kukocok pelan-pelan, lalu selanjutnya berirama kadang pelan kadang cepat yang semakin membuat Ibu mengugam.

cerita sex sedarah 2017, cerita ml sedarah 2017, cerita ngesex sedarah 2017, sedarah cerita 2017, cerita hubungan sedarah 2017, cerita sedarah bergambar 2017, cerita ngetot sedarah 2017, cerita 18 sedarah 2017, cerita sedarah keluarga 2017, cerita sedarah panas 2017, cerita sedarah baru 2017, daftar cerita sedarah 2017, cerita seks sedarah 2017, cerita sedarah kakak 2017, cerita bokep sedarah 2017, cerita nakal sedarah 2017, cerita ngntot sedarah 2017, cerita sedarah adik 2017, cerita sedarah new 2017, cerita sedarah terkini 2017, cerita sedarah 18 2017, cerita wanita sedarah 2017, cerita cerita sedarah 2017

Cerita Mesum Desahan Ibu

“Akhh.. Teruus nikmat.. Yaa” aku semakin bersemangat, mulai menganti posisi Ibu sekarang Ibu telungkup dan pantatnya kubuat menungging, dengan gaya doggie style ini aku merasa nikmat dan Ibu pantatnya mengikuti irama goyangan kontolku, otot vagina Ibu mengedut dan aku yakin Ibu orgasme, ternyata Ibu orgasme untuk ke-4 kalinya.

Aku juga mengedut dan muncratlah spermaku di vagina Ibu, bahkan aku yakin spermaku menymprot rahim Ibu karena kontolku di vagina Ibu selalu kena rahimnya.

“Akhhhh.. Akhhhh” desah Ibu.

Aku tak puas lalu kupangku Ibu dan wajah kami berhadapan lalu kumasukkan kontolku ke vagina Ibu. Plleess.. bunyinya.

“Akkhh..” desah Ibu.

Kukocok dengan berirama, aku dan Ibu orgasme berbarengan sambil kami mengulum. Kudiamkan sebentar kontolku dalam vagina Ibu. Kukeluarkan, plop bunyinya. Kucium kening Ibu dan kuusap rambutnya. Kulihat Ibu sangat lelah dengan keringat yang bercucuran, ku bisikkan ke telinga Ibu.

“Lain kali lagi ya Ma, Ibu sangat enak vaginanya” lalu aku matikan TV dan pergi ke kamar sebelum tidur kulihat jam ternyata jam 3 dini hari aku selesai main sex dengan Ibu.

Kesokannya..

Pukul 17.00, aku berenang dengan santainya, aku tidak canggung kalau bertemu Ibu begitu juga dengan Ibu seperti tidak tahu kejadian semalam.

“Nu Ibu ikut berenang donk” kata Ibu yang begitu aku berbalik melihat Ibu sudah memakai bikini untuk berenang, dan aku yakin bahwa Ibu tidak memakai apa-apa selain bikini itu. Ibu lalu masuk ke kolam dan menuju ke aku.

“Ajarin Ibu berenang donk Nu” kata Ibu agak manja. Aku yang mendapat kesempatan langsung berpikir bagaimana caranya untuk menyetubuhi Ibu lagi.

“Begini ya Ma, Wisnu akan ngajari Ibu tapi Ibu harus nuruti kata Wisnu. Gimana bu, mau enggak?” tanyaku.

“Boleh” kata Ibu sambil tersenyum.

“Pertama kita pemanasan dulu bu” kataku.

Lalu aku membelai dada Ibu yang montok. Aku melihat Ibu diam saja sambil napas Ibu terlihat sesak, aku mulai membuka bikini atas Ibu.

“Jangan nuada Bi Inah dan Bi Pur” kata Ibu.

“Enggak pa.. pa.. Ma enggak ketahuan kok” balasku.

Ibu diam saja, segera aku menjilat dada kanan Ibu dan memilin puting kiri Ibu dengan tangan.

“Akhh… akhh, kamu mulai bandel ya.. Nu” kata Ibu sambil mendesah.

Kucium mulut Ibu dan Ibu membalas dengan memasukkan lidahnya dan menghisap kidahku serta meludahi aku. Kami bermain lidah sangat lama.

“Nu cepet masukin donk, Ibu enggak tahan nih akhh..” kata Ibu.

Aku lalu menaikkan tubuh Ibu ke pinggir kolam lalu membuka bikini yang melindungi vaginanya. Begitu terbuka kulihat lendir Ibu sudah keluar segera saja kuhisap, kujilat dan kumasukkan lidahku dalam vagina Ibu.

“Akkh.. Okhh enak Nu vagina Ibu sangat enak” kata Ibu.

“bu aku kan membuat Ibu lebih baik tapi Ibu tidak boleh main sex dengan siapapun termasuk Papa” kataku sambil mengocok-ngocok vagina.

“Iya Nu, Ibu kan budak sex mu, cepat Dot masukkin kontolmu ke vagina Ibu akkhh.. Sshh” jawab Ibu.

Aku naik ke pinggir kolam lalu mendudukan Ibu di atas pangkuanku dengan wajah kami bertemu “bleess” bunyi kontolku ke vagina Ibu.

“Wah, Ibu sudah bisa ya nampung kontol Wisnu” candaku.

” Kan kemarin sudah latihan ama kamu” kata Ibu.

Lalu aku sadar bahwa Ibu kemarin suka melakukan sex denganku. Dengan semangat kupompa dengan cepat.

“Akkhh.. Yess.. Enak sayang.. terus” teriak Ibu.

Senyumku melebar dan aku pun mencium mulut Ibuku yang dari tadi mendesis dengan disertai pompaanku yang cepat.

“Sayang.. Saayangg Ibu datangg” teriak Ibuku.

Lalu kurasakan mani Ibu menyiram kontolku yang masih memompa Ibu. Tubuh Ibu menegang dan memelukku dengan kuat, tapi tiba tiba Bi Inah kulihat datang.

“Kenapa sayang kamu mau main di kolam sama Ibu?” tanya Ibu.

“Iya bu habis Bi Inah datang”jawabku.

Aku senderan di dinding kolam sedangkan Ibu berhadapan denganku. Ibu lalu masuk ke air dan tanpa kusadari Ibu melakukan oral kepadaku. Ibu hisap, jilat pokoknya Ibu melakukan yang hebat dan membuat aku mendesah.

cerita sex sedarah 2017, cerita ml sedarah 2017, cerita ngesex sedarah 2017, sedarah cerita 2017, cerita hubungan sedarah 2017, cerita sedarah bergambar 2017, cerita ngetot sedarah 2017, cerita 18 sedarah 2017, cerita sedarah keluarga 2017, cerita sedarah panas 2017, cerita sedarah baru 2017, daftar cerita sedarah 2017, cerita seks sedarah 2017, cerita sedarah kakak 2017, cerita bokep sedarah 2017, cerita nakal sedarah 2017, cerita ngntot sedarah 2017, cerita sedarah adik 2017, cerita sedarah new 2017, cerita sedarah terkini 2017, cerita sedarah 18 2017, cerita wanita sedarah 2017, cerita cerita sedarah 2017

Cerita Ngentot Desahan Ibu

“Akhh”.

“Kenapa Den?” tanya Bi Inah. Aku kaget.

“Enggak pa.. pa.. Bi” jawabku.

Lalu Bi Inah ke dalam dan aku orgasme tapi Ibu meminum spermaku sekaligus minum air kolam. Kutarik Ibu.

“Enggak pa.. pa.. bu?” Tanyaku.

Waktu ibu mau menjawab, kucium mulut Ibu dan kumasukkan kontolku ke dalam vagina Ibu dengan gaya aku seperti mengendong Ibu. Lama kami melakukannya dan Ibu memeluk erat-erat, tubuhnya mengejang dan orgasme Ibu untuk ke-2 kalinya. Aku yang masih bangun menyuruh Ibu naik lagi ke luar kolam dan Ibu ku suruh menungging. Kali ini aku masukin kontolku ke lubang pantat Ibu.

“Ma, kita anal sex yuk?” tanyaku.

“Jangan Nu, Ibu belum pernah” jawab Ibu.

Tanpa memperdulikan jawaban Ibu kumasukkan dengan paksa ke pantat Ibu walau pun lama akhirnya masuk juga.

“Penuh Nu.. Sakit” teriak Ibu.

Aku tak peduli tetap kukocok tak berapa lama Ibu menggoyang pantatnya untuk mengimbangi kocokanku.

“Enak Nu.. Shh.. Yang keras Nu” teriak Ibuku.

Kupercepat lajuku, kontolku mengedut dan tubuh Ibu mengejang lalu kami sama-sama orgasme.

“Akhh Ibu datang sayang” teriak Ibu.

“Akhh vagina Ibu enak juga” kataku.

Setelah kami selesai sex. Kami mandi berdua lagi dan melakukan sex lagi. Terus-terusan kami melakukannya dimana ada kesempatan, entah saat mandi, malam ketika Papa keluar kota, di mobil, dan kami juga menyewa hotel jika kondisi tidak aman tapi kami ingin melakukan sex. Pokoknya kami melakukannya setiap hari baik itu dimana tempatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*